Jejak Artikel Tema Bebas WCR

Tips dan Trik Puasa Ibu Menyusui

Tak terasa dua hari bulan Ramadan telah terlewati. Dua hari pula saya bisa menunaikan kewajiban ini di kondisi masa menyusui.

Dua bulan lalu, saya baru melahirkan anak ke empat. Seorang anak perempuan cantik bernama Hanin.

Dari anak pertama hingga anak ke empat, saya selalu berpuasa meski dalam kondisi menyusui. Tentunya dengan berbagai catatan untuk dipertimbangkan. Maka, inilah tips dan trik puasa sambil menyusui ala saya. Cuzz simak satu per satu, ya.

1. Pastikan kondisi kesehatan ibu dan si baby dalam keadaan sehat. Artinya tak ada uzur dan memaksakan diri berpuasa.

2. Makan makanan dan minum minuman bergizi untuk meningkatkan ketersediaan air susu. Seperti sayur katuk, pucuk daun pepaya, pucuk daun kacang, kacang-kacangan (kedelai-bisa tahu/tempe, almond, kacang tanah, kacang hijau dll), pare, buah semangka, buncis, kacang panjang dan banyak lagi.

3. Cukup istirahat dan tidak memforsir tenaga secara berlebihan.

4. Selalu pantau kondisi tubuh Bunda dan juga si baby.

5. Batalkan puasa jika kondisi menjadi drop atau si baby menjadi rewel terus menerus, khawatirnya karena asupan air susu yang kurang.

6. Buat stok ASI jika air susu melimpah. Kalau untuk saya kebetulan air susu pas ngepas, ya. Jadi, cukup untuk langsung diminum si baby.

7. Lihat usia si baby. Kebetulan untuk anak keempat saya ini sudah dua bulan. Jika kurang dari ini, sama atau lebih baiknya Bunda konsultasi terlebih dahulu ke dokter atau bidan.

8. Selagi ASI ada jangan pernah mengganti ASI dengan susu formula hanya karena hendak berpuasa, ya.

9. Buang kepercayaan yang mengatakan ASI akan basi jika dibawa puasa. Sesungguhnya ASI itu ciptaan Tuhan yang tak mungkin basi dalam tubuh kita. Tidak seperti susu kotakan yang kalau sudah diseduh bisa basi dan memiliki masa kadaluarsa.

Puasa memang sebuah kewajiban, akan tetapi Islam tidak memaksakan umatnya untuk memaksakan diri atau sampai membahayakan sang anak.

Nah, itu tadi beberapa tips dan trik yang bisa dipraktikkan dengan catatan; sesuaikan dengan situasi dan kondisi Bunda juga si baby, ya.

Selamat berpuasa.

jejakme/walidahariyani

0Shares
%d blogger menyukai ini: