Jejak Literasi Puisi Tema Bebas WCR

Puisi Walidah Ariyani ; Cinta Istighfar

Mengalir bait riwayat dari Abu Dawud
Menghias gendang telinga menggertak hati
“Barang siapa senantiasa beristighfar niscaya akan diberikan jalan keluar bagi segala kesempitan…

Sejenak kuterpaku

Benarkah istighfar mampu melapangkan sesak ini?
Sempit oleh dunia yang menari-nari di pelupuk mata
Godanya yang menggiurkan

Lalu kalimat itu kembali mengalir
Setenang darah di urat nadi

“… dan penyelesaian bagi segala kesusahan oleh Allah…”

Istighfar kuasa membantu keluar dari derita
Benarkah?

Ah, entah apa sebab
Rentetan tanya malah menggelinding bak bola salju

“… serta menganugerahkan kepadanya rezeki melalui jalan yang tidak disangka.”

Untuk terakhir
Kesadaran mulai bergumul dengan pikiran yang terus bertanya

Rezeki tak terduga
Tak disangka

Ya
Aku tersedak
Keraguan membuat bola saljuku membesar
Mendadak lupa akan nikmat
Lalu ketidak percayaan jumawa

Dhaifnya riwayat menembus logika
Betapa benar ia lemah
Nyata ampunan memberi ridha-Nya
Lalu jalan mana yang tertutup?
Bukankah kunci segala adalah ridha
Bahkan surga baunya telah menguar lebih dulu.

Samuntai, 10 Mei 2020

jejakme/walidahariyani

0Shares
%d blogger menyukai ini: