Jejak Artikel Jejak Literasi

Menu Berbuka ; Wadai Ipau Kuliner Khas Banjar Kalimantan Selatan

“Wadai IPAU” ini adalah kuliner yang mudah dijumpai di bulan Ramadan di pasar-pasar wadai yang menjadi ciri khas Kabupaten Banjar.

Sayangnya di masa pandemi, kami sekeluarga tidak bisa mudik ke kampung halaman.

Alhasil saat kuliner ini terbayang, maka eksekusi di dapur pun dilakukan.

Yuk, lihat resepnya.

Bahan:

Bahan terdiri dari tiga bagian untuk kulit, isi, dan pelengkap.

Kulit :
200gr tepung terigu serba guna
2 sdm mentega (blue band), dicairkan
300 ml air
1 butir telur
Garam secukupnya

Cara membuat kulit :

Campur semua bahan dan aduk dengan garpu untuk menghindari terjadinya penggumpalan tepung, kalau mau praktis gunakan mixer.

Panaskan teflon, saya beri mentega sedikit agar tidak lengket untuk pertama memasak saja (bila terlalu banyak kulit menjadi tidak bagus.

Buqat kulit tipis saja satu persatu hingga adonan habis

Isi :
50 gr wortel, potong kotak kecil-kecil
50 gr jagung manis, iris tipis-tipis
50 gr udang, buang kepala dan kulit cincang kecil
100 gr kentang, potong kotak kecil
3 siung bawang putih, cincang kasar
2 butir bawang merah, cincang kasar
1 sdm susu putih kental manis atau susu bubuk putih.
Garam secukupnya
Gula secukupnya
Royco secukupnya
1 butir telur rebus atau lebih sesuai selera, cincang kecil
Minyak goreng, untuk menumis

Cara membuat isi :

Tumis bawang merah dan putih hingga harum
Masukkan udang, aduk rata
Tambahkan royco,garam dan gula, aduk rata, setelah udang berubah warna masukkan wortel, kentang dan jagung aduk rata, tambahkan susu dan tutup, masak dengan api kecil sambil sesekali diaduk, kalau semua sudah matang, angkat dan dinginkan.

Note : untuk isi bisa varian sesuai bahan yang ada.

(setiap satu buah kulit matang letakkan di loyang bulat yang sudah diolesi mentega seukuran kulit dan masukkan isi, ratakan dengan sendok, tutup dengan kulit, isi lagi dan tutup lagi hingga adonan habis), sementara membuat dan mengisi kulit, panaskan kukusan yang tutupnya sudah diberi kain agar uap tidak menetes ke dalam.

Setelah selesai diisi dan ditutup, masukkan ke dalam kukusan, dan kukus selama 30 menit.
Setelah matang, letakkan di piring kue untuk plating.

Untuk toping:
Saus tomat (bisa pakai saus sambal kalau ingin pedas)
Daun seledri, iris-iris
Bawang goreng
Cabe rawit

Pelengkap :
Untuk saus siramnya:
125 ml Santan instan
1 sdt tepung maizena
1 sdm susu putih kental manis
25 ml air
Garam secukupnya
(Masak santan dalam panci kecil dan api kecil, larutkan tepung maizena dengan air, masukkan ke dalam santan tambahkan susu dan garam, aduk rata hingga meletup-letup, angkat dan dinginkan)

Siram ipau dengan saus santan, taburi dengan seledri dan bawang goreng, letakkan cabe rawit di tengah-tengah dan beri saus tomat (bisa digani dengan saus sambal sesuai selera).

Note : cara paling lezat menikmatinya saat wadai ipau berpadu dengan santan, saus tomat, cabe,seledri dan bawang goreng.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat.
Terimakasih

jejakme/walidahariyani

0Shares
%d blogger menyukai ini: