Info Jejak Info Jejak Literasi

Fenomena Halo Matahari di Tanah Pontianak

Bunda, ada pelangi mengelilingi matahari,” seru anak sulungku. Ia terdengar bergegas masuk ke rumah dan menghampiri aku di kamar. Aku yang sedang konsentrasi menyusui sedikit terkejut dengan kedatangannya yang tiba-tiba.

Pelangi?” tanyaku heran. Bukannya tadi tidak ada hujan, ya, pikirku.

Ya, setahuku pelangi muncul ketika hujan reda dan matahari bersinar. Rupanya tidak juga. Ada pelangi saat terik bersinar tanpa hujan.

Namanya Halo Matahari. Nama itu kudapati ketika berselancar di mbah google.

Foto by Walidah

Apa itu Halo Matahari?

Halo (dari bahasa Yunani) adalah fenomena optis berupa lingkaran di sekitar matahari, sebenarnya bukan cuma di matahari. Namun, lingkaran ini bisa juga muncul di sekitar bulan atau lampu jalan dan permukaan bumi.

Disebut halo matahari karena lingkaran ini mengelilingi matahari. Sehingga matahari seolah mempunyai cincin atau ‘payung’ kata anak-anakku.

Bunda, mataharinya punya payung pelangi.”

Foto by Walidah

Fenomena halo matahari ini tergolong langka dan kebetulan aku juga baru melihat ini di sini, di tanah Kalimantan Barat, Pontianak. Kalau halo bulan dulu kecil sering. Aku menyebutnya bulan berpayung.

Bagaimana halo matahari terjadi?

Halo matahari terjadi akibat pantulan sinar dari matahari itu sendiri yang mengenai kristal es pada awan cirrus, kristal ini biasanya berbentuk batang atau prisma dan pantulan cahayanya inilah yang membentuk lingkaran di sekeliling matahari.

Lebih jelasnya seperti ini :

Matahari bersinar – mengenai awan cirrus – cahaya matahari direfleksikan atau dibiaskan oleh kristal es – pembiasan tadi membentuk beberapa warna – kemudian dipantulkan ke arah tertentu di sekitar matahari sehingga dari bawah tampak seperti lingkaran di sekitar matahari.

Nah, begitu ceritanya. Kejadiannya hampir mirip seperti proses terjadinya pelangi.

Kamu pernah melihat halo matahari?

jejakme/walidahariyani

0Shares
%d blogger menyukai ini: